Si Jago Merah Kembali Mengamuk di Timika, Satu Rumah dan Bengkel Ludes Terbakar
Kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah, satu buah bengkel dan satu toko sayur serta satu buat tempat jual gorengan.
Papuanewsonline.com - 22 Nov 2022, 15:10 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com-Timika- Kebakaran hebat Kembali terjadi di Timika Selasa (22/11) Siang tepat di depan SPBU Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu rumah,
satu buah bengkel dan satu toko sayur serta satu buat tempat jual gorengan.
Saksi mata ibu Yuliana di tempat kejadian
menceritrakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11:56 Wit.
“ Posisi apinya cepat membesar sekali sehingga sulit dipadamkan,
walaupun sudah dibantu tetangga ,” Ucapnya.
Yuliana yang juga pemilik tempat gorengan itu menyebutkan,
kemungkinan besar sumbernya dari kamar depan.
"Saat kejadian saya lagi
duduk sama anak saya, dan tukang mebeler, tiba-tiba diberitahu oleh tukang kalau ada titik api
semakin membesar , sehingga secara spontan saya lari ke jalan, dan berteriak minta tolong ke warga agar menghubungi pemadam
kebakaran,’’ ujar Yuliana.
Ditempat yang sama Lucas pemilik bengkel mengatakan
akibat dari kebakaran tersebut, Ia mengalami kerugian sangat besar.
" Banyak yang terbakar,ada
motor sebanyak 5 unit serta alat Bengkel
lainnya," Ungkapnya.
Disinggung terkait penyebab kebakaran, Lucas menyebutkan, Kebakaran
tersebut kemungkinan besar dari rumah mebleer .
“ Ini kemungkinan kebakaran terjadi akibat sang pemilik rumah
yang sedang memasak,” Ujarnya.
Terpisah Personil Polres Mimika
yang berada di tempat kejadian membenarkan peristiwa tersebut.
“ Kita belum memastikan penyebab
kebakaran ini, kita butuh identifikasi,kemungkinan sudah dingin nanti kita akan
lakukan olah TKP biar kita mengetahui penyebab kebakaran tersebut, selain itu Kita
akan mencari saksi yang melihat pertama asal usul titik api sehingga menjadi
pemicu kebakaran ini,” ujar AKP Harikatan.
AKP Harikatan mengatakan dari peristiwa itu, tidak
ada korban jiwa, namun kerugian mencapai
ratusan juta rupiah.(Fauzia)