Pj. Bupati Mappi Buka Kegiatan Musda Ke-1 Ikatan Keluarga Kei Kabupaten Mappi
Kegiatan ini mengusung tema ‘IKK-Mappi Melanjutkan Karya Para Perintis, Memperkokoh Kesatuan dan Persatuan Dalam Ikatan Ain Ni Ain dan Semangat Usubi Yokohuda Takobayaman’.
Papuanewsonline.com - 19 Feb 2023, 23:41 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, MAPPI – Ikatan Keluarga Kei Kabupaten Mappi menggelar Musyawarah Daerah I pada Sabtu (18/2/2023). Kegiatan ini mengusung tema ‘IKK-Mappi Melanjutkan Karya Para Perintis, Memperkokoh Kesatuan dan Persatuan Dalam Ikatan Ain Ni Ain dan Semangat Usubi Yokohuda Takobayaman’.
Musda ke 1 tersebut dibuka oleh
Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., MSi dan dihadiri oleh seluruh
masyarakat Kei di Kabupaten Mappi, Para Sesepuh, Perwakilan Keluarga Kei dari
tiga Kabupaten yakni, Kabupaten Merauke, Kabupaten, Boven Digoel, Kabupaten
Asmat Dan Perwakilan Keluarga Kei dari Jayapura.
Mengawali sambutannya, Pj Bupati
Mappi, menyampaikan selamat datang kepada para sesepuh dan dewan adat Kei dari
Kabupaten Merauke, Kabupaten Asmat, Kabupaten Boven Digoel hingga dari Provinsi
Papua.
Pj Bupati menyebut, kehadiran
masyarakat Kei di Kabupaten Mappi sudah ada sejak zaman dahulu, sekitar Tahun
1930. Hadir untuk merintis pembangunan di Mappi. “Kalau tadi dengar cerita para
sesepuh, bagaimana Mappi bisa berdiri sampai saat ini karena kontribusi dan
kehadiran orang tua perintis, moyang masyarakat Kei yang hadir dan membangun
Kabupaten Mappi bersama dengan pemerintah, masyarakat asli Mappi dan juga
saudara-saudara paguyuban nusantara di Kabupaten Mappi,” ujar Pj Bupati.
Sejarah ini ditegaskan Pj Bupati,
tidak bisa dilupakan. Karena dengan niat hati yang tulus, masyarakat Kei hadir
dan berkorban untuk membangun masyarakat asli Papua lewat tugas panggilan
gereja. Juga membangun dan membentuk karakter manusia Papua di Mappi lewat
pendidikan.
Untuk itu, Pj Bupati mengajak
generasi yang ada sekarang ini untuk bangkit dan meneruskan sejarah perjuangan
orang tua. Apalagi yang lahir dan besar di Mappi tentu memiliki tanggungjawab
moril untuk meneruskan perjuangan sesepuh dalam melanjutkan pembangunan orang
Papua. “Mereka (sesepuh) mungkin sudah meninggal dunia, tetapi kebaikan akan
turun temurun kepada kita generasi saat ini,” kata Pj Bupati.
Pj Bupati Mappi berharap Ikatan
Keluarga Kei yang menjadi pionir pembangunan di Kabupaten Mappi terus bersatu
memberi dukungan kepada pemerintah daerah, bersama-sama membangun masyarakat
dan menjalin hubungan yang baik dengan seluruh paguyuban di Mappi.
Pelaksanaan Musda I kali ini kata
Pj Bupati menjadi bukti nyata keseriusan warga Kei di Mappi untuk tetap patuh
dan tunduk melaksanakan mekanisme dan ketentuan dengan mengedepankan prinsip
demokrasi dan penghargaan kepada sesama.
Adapun perbedaan pandangan dalam
suatu organisasi diharap tidak menjadi pemecah persatuan dan kesatuan. Masyarakat
Kei diminta tetap memegang falsafah Ai Ni Ain. Sehingga persatuan dan kesatuan
dalam organisasi tetap terjaga dan terjalin dengan baik.
Lewat Musda ke 1 ini diharapkan
kepengurusan baru bisa menghidupkan kembali organsiasi yang sudah vakum selama
kurang lebih dua tahun. Dengan menjalankan pogram kerja yang menyentuh
anggotanya serta terus mendukung pemerintah dalam membangun Mappi.
Ikatakan Keluarga Kei ditekankan
Pj Bupati, harus menjadi solusi bagi warga Kei karena wadah ini merupakan wadah
yang mengayomi dan melindungi seluruh masyarakat Kei di Kabupaten Mappi.
Organisasi harus mengedepankan musyawarah dan mufakat dengan tetap menjunjung
tinggi nilai kearifan lokal serta prinsip menghargai sesama. “Ketua dan
pengurus terpilih harus didukung untuk membawa Ikatan Keluarga Kei ke arah yang
lebih baik,” pesan Pj Bupati.
Pemkab Mappi ditambahkan Pj
Bupati, berkomitmen memberikan dukungan sumbangsih kepada organisasi
kemasyarakat Mappi. Sebab pemerintah sadar tidak bisa berjalan sendiri. Ada
tiga pilar utama dalam pembangunan yaitu pemerintah, agama dan adat. Adat ini
tidak terlepas dari kerukunan paguyuban. Pj Bupati meyakini masing-masing kerukunan
di Mappi menjadi motor penggerak pembangunan.
Dalam kesempatan yang sama
sesepuh IKK -MAP, Jacobus Rumlus mengucapkan apresiasi kepada Pejabat Bupati
Mappi yang telah mendukung mensukseskan pelaksanaan kegiatan Musda ke I
tersebut.
"Kita di Kabupaten Mappi ini
harus terus hidup berdamai dan saling melayani, sebagaiman sesuai semboyan kita
bersama,Usubi Yahokuda Takobayaman. Saya mengajak kita semua khususnya orang
Kei di Kabupaten Mappi untuk mendukung pemerintah dalam membangun daerah ini.,"ajaknya.
Lanjutnya, pada kesempatan ini
saya dan masyarakat Kei menyampaikan hormat dan terima kasih kepada bapak Pj
Bupati Mappi dan juga Sekda, Kapolres dan Perwira Penghubung, dimana perhatian
yang besar yang telah diberikan kepada kami masyarakat Kei di Kabupaten Mappi.
Sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar.
"Terimakasih sekali lagi
khusus kepada bapak Penjabat Bupati yang telah memberikan perhatian penuh
kepada kami masyarakat kei yang ada disini," tegasnya.
Pj Bupati saat tiba ditempat
kegiatan disambut secara adat oleh panitia IKK – yang mana diawali penjemputan
dengan menggunakan belang di buat sebagai lambang untuk jemput pejabat dalam
acara- acara besar .
Selain itu Pj Buapti bersama
rombongan diiringi dengan tarian busur panah atau dalam bahasa kei “sosoi Temar
Rubil” dan tari dayung untuk yang bawa belang. Tarian panah ini melambangkan
laki- laki Kei yang bertugas menjaga tamu atau pejabat yang berada dalam belang
.
Juga tarian ini menunjukan
kejantanan dan keperkasaan laki-laki Kei dalam menjaga anak ,saudara, dan batas
wilayah atau batas tanah.
Selain itu dilakukan pengalungan
dan pemasangan topi adat kepada Pj
Buapti Mappi. Pemasangan topi adat
adalah adat voryaf atau angkat muka bagi tamu khusus yang datang mengikuti
kegiatan besar dalam orang kei dan adat ini wajib dilakukan .
Selain itu sejumlah penari juga
turut menyambut kehadiran Pj Bupati dalam kegiatan tersebut. Penari kipas oleh
gadis- gadis Kei adalah tarian penghormatan yang hanya ditarikan oleh kaum
wanita. Sementara tari sawat adalah tari pergaulan yang dipake untuk menghantar
tamu undangan ke ke ruang kegiatan .(Redaksi)