Peningkatan Status Perlintasan Boven Digoel, Sekjen BNPP RI Tinjau Langsung PLBN Yetetkun
Dorong Akses Lintas Negara yang Lebih Luas, Pemerintah Perkuat Peran Strategis Wilayah Perbatasan demi Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Papuanewsonline.com - 07 Feb 2026, 14:00 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Sekretaris Jenderal Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, melakukan kunjungan kerja ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun di Distrik Ninati, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (6/2/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendorong peningkatan status perlintasan di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini.
Kehadiran Sekjen BNPP RI di PLBN Yetetkun bertujuan meninjau
langsung kondisi sarana dan prasarana perbatasan, sekaligus memastikan kesiapan
wilayah tersebut dalam mendukung peningkatan status perlintasan yang lebih
luas, aman, dan modern.
"Kami berharap peningkatan status perlintasan dapat membuka akses lebih luas bagi masyarakat Boven Digoel dan meningkatkan perekonomian daerah," kata Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, dalam keterangan persnya.

Peningkatan status perlintasan Boven Digoel juga
diproyeksikan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Papua
Nugini, terutama dalam sektor ekonomi, sosial, dan keamanan. Hal ini dinilai
penting untuk menciptakan stabilitas kawasan perbatasan yang berkelanjutan.
Sekjen BNPP RI menegaskan bahwa penguatan fungsi PLBN
Yetetkun tidak hanya berdampak pada kemudahan akses lintas negara, tetapi juga
berkontribusi terhadap peningkatan keamanan serta keselamatan masyarakat di
wilayah perbatasan yang selama ini memiliki tantangan geografis dan
infrastruktur.
PLBN Yetetkun kini menjadi simbol perubahan wajah perbatasan, dari wilayah terpencil menjadi beranda depan negara. Pada tahun 2025, survei densifikasi atau perapatan pilar batas negara RI–PNG berhasil memasang 20 pilar batas negara, terdiri dari satu pilar tipe A dan 19 pilar tipe B, sebagai bagian dari penegasan kedaulatan wilayah.

Keberadaan infrastruktur perbatasan yang semakin memadai
diharapkan dapat mempercepat peningkatan status perlintasan Boven Digoel
menjadi pintu masuk resmi lintas negara yang representatif, sekaligus mendukung
pengembangan kawasan perbatasan terpadu.
Pemerintah daerah berharap proses peningkatan status
tersebut dapat segera terealisasi, sehingga manfaat pembangunan benar-benar
dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan, akses
layanan publik, dan peluang ekonomi baru.
Langkah strategis ini dinilai sebagai wujud nyata komitmen
pemerintah dalam membangun wilayah perbatasan secara inklusif dan
berkelanjutan, sejalan dengan visi memperkuat kehadiran negara hingga ke
pelosok tanah air.
Penulis: Hend
Editor: GF