Pelatihan Pandai Berhitung GASING Yang Diikuti 60 Siswa dan 30 Guru, Resmi Ditutup Pj Bupati Mappi
Output dari kegiatan ini dikatakan Pj Bupati, menjadi modal bagi Pemkab Mappi untuk terus mengembangkan dan akan diterapkan di sekolah melalui guru yang sudah mengikuti pelatihan
Papuanewsonline.com - 08 Apr 2023, 19:48 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, MAPPI – Sebanyak 60 murid dan 30 orang guru SD di Kabupaten Mappi telah mengikuti pelatihan berhitung dengan metode Gasing atau Gampang Asyik dan Menyenangkan gagasan Prof Yohanes Surya. Pelatihan digelar selama dua pekan mulai 21 Maret dan resmi ditutup Rabu (5/4/2023).
Kegiatan pelatihan yang
terselenggara atas kerjasama Pemkab Mappi dengan Yayasan Teknologi Indonesia
Jaya ini ditutup oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si
Pj Bupati Mappi, Michael Gomar
merasa bangga melihat progres dari murid dan guru setelah mengikuti pelatihan.
Itu terlihat ketika dilakukan demo langsung, dimana murid dan guru kini mulai
menerapkan metode baru cara berhitung yang diajarkan oleh para trainer dari
Yayasan Teknologi Indonesia Jaya.
Output dari kegiatan ini
dikatakan Pj Bupati, menjadi modal bagi Pemkab Mappi untuk terus mengembangkan
dan akan diterapkan di sekolah melalui guru yang sudah mengikuti pelatihan.
Sebab yang ikut pelatihan tidak hanya murid dan guru di kota saja tetapi juga
dari distrik.
Pj Bupati berharap, guru yang
telah dibekali ilmu berhitung dengan metode Gasing bisa terus mempersiapkan
diri, sebab Dinas Pendidikan telah menyiapkan program Tour Gasing ke beberapa
distrik pada Bulan September atau Oktober 2023 mendatang.
Begitu pula dengan murid yang
sudah mendapatkan pelatihan bisa ikut serta agar menjadi motivasi bagi murid
lain di distrik dan kampung. Beberapa distrik yang menjadi sasaran diantaranya
Distrik Asue, Citak Mitak, Edera, Haju dan Mur.
Pj Bupati sudah berkoordinasi dengan
Prof Yohanes Surya. Keduanya telah sepakat bahwa pelatihan ini akan
berkelanjutan hingga beberapa bulan ke depan. Berikutnya di Tahun 2024, akan
dilanjutkan dengan program literasi baca tulis kepada murid yang ada di kota
maupun distrik. “Ini merupakan program berkelanjutan yang juga merupakan amanat
dari pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten/kota. Ini program kebijakan
nasional yang harus kita tindaklanjuti dan laksanakan di Kabupaten Mappi,”
jelasnya.
Pj Bupati memberi apresiasi
tinggi kepada Yayasan Teknologi Indonesia Jaya yang sudah hadir dan memberi
pelatihan langsung kepada murid dan guru di Mappi. Ia berharap kerjasama ini
tidak berhenti tetapi koordinasi dan kolaborasi terus dilakukan, juga ia
meminta dukungan dari yayasan demi mencerdaskan anak-anak Mappi. “Kami sangat
berterima kasih sudah datang ke Kabupaten Mappi memberikan ilmu atau transfer
knowledge kepada anak-anak kita dan guru-guru kita,” ujarnya.
Setidaknya ada 20 murid dan guru
yang direkrut untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo yang diagendakan pada
Oktober atau November 2023 mendatang di Biak. “Kami Pemerintah Kabupaten Mappi
siap memfasilitasi termasuk bapak, ibu guru yang juga mungkin akan direkrut
bergabung bersama Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, itu menjadi kebanggan kita,
kebanggan masyaraakat Kabupaten Mappi. Di Provinsi Papua Selatan Kabupaten
Mappi yang pertama melakukan pandai
berhitung dengan metode Gasing,” pungkasnya.(Redaksi)