logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fokus Program Mitigasi lewat Aplikasi Smartphone

Yosias Lossu : BPBD Mimika akan membuat salah satu aplikasi mobile yang nantinya berfungi untuk memberikan isyarat terkait peristiwa banjir yang akan terjadi di Kabupaten Mimika

Papuanewsonline.com - 04 Apr 2023, 21:15 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Kepala BPBD Mimika, Yosias Lossu

Papuanewsonline.com, Mimika - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika dalam tahun ini akan fokus untuk melakukan program mitigasi banjir di empat titik di Kabupaten Mimika.

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Mimika, Yosias Lossu kepada awak media di Hotel Horison Diana, Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Senin (3/4/2023) kemarin.

Yosias menyampaikan, bahwa BPBD Mimika akan membuat salah satu aplikasi mobile yang nantinya berfungi untuk memberikan isyarat terkait peristiwa banjir yang akan terjadi di Kabupaten Mimika.

Aplikasi yang dicanangkan ini akan dirancang untuk dapat memberikan sinyal dengan fitur dimana jika debit air naik melebihi batas normal maka aplikasi akan otomatis memberikan kode.

"Program ini nantinya akan berkolaborasi dengan Telkomsel agar setiap masyarakat dapat mendownload aplikasinya. Ini baru mau jalan, mudah-mudahan jadi," ungkap Yosias.

Yosias juga mengungkapkan, selain mengurangi bencana banjir, pihaknya juga akan mengoptimalkan kinerja pemadam kebakaran (damkar) dengan menambah ukuran selang air mobil damkar agar maksimal.

Hal ini agar memudahkan petugas dilapangkan apabila nantinya mengalami kesulitan dalam menjangkau titik utama kebakaran.

"Selama ini 20-an meter. Kita mau tambah sekitar 50 sampai 100 meter. Jadi kita tidak menambah armada mobil, kita tambah panjang ukuran slang. Percuma kita pengadaan mobil kecil untuk masuk lorong karena kemampuannya pasti kurang," katanya.

Selain itu, Yosias menyebutkan bahwa jumlah pemadam kebakaran yang dimiliki oleh BPBD tidak dapat mencakup luas wilayah Kabupaten Mimika. Dikarenakan, Damkar Mimika cuman memiliki 6 unit pemadam kebakaran.

Menurut Yosias, minimnya jumlah unit pemadam kebakaran akan berakibat fatal jikalau kebakaran terjadi didaerah yang  jauh dari pusat kota.

Oleh karena itu, tahun yang akan datang, pihaknya akan mengadakan pembangun pos-pos pembantu di pertengahan Timika - Mapurujaya agar dapat merespon cepat kebakaran.

"Kalau Timika-SP5, sebenarnya sudah ada di SP2. Namun sementara belum ada personil yang standby dikarena kekurangan jumlah unit," tutup Yosias. (Febri)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE