Mayor Yabane Sonyap Resmi Pimpin Batalyon Yallenang, TPNPB Yahukimo Tetapkan Sejumlah Sikap
Melalui hasil Sidang Istimewa Kedua yang digelar selama tiga hari pada 16–18 Juli 2026 di wilayah Yahukimo, Komando Nasional TPNPB Kodap XVI Yahukimo menetapkan Mayor Yabane Sonyap sebagai Komandan Batalyon Yallenang.
Papuanewsonline.com - 02 Agu 2026, 09:59 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Jayapura – Melalui hasil Sidang Istimewa Kedua yang digelar selama tiga hari pada 16–18 Juli 2026 di wilayah Yahukimo, Komando Nasional TPNPB Kodap XVI Yahukimo menetapkan Mayor Yabane Sonyap sebagai Komandan Batalyon Yallenang.
Keputusan ini disampaikan dalam siaran pers Markas Pusat KOMNAS TPNPB tanggal 1 Agustus 2026, yang ditandatangani Jubir Sebby Sambom serta disahkan jajaran pimpinan tertinggi TPNPB-OPM.
Bersama Yabane Sonyap, ditetapkan pula Sampo Magayang sebagai Wakil Komandan dan Korowai Sonyap sebagai Komandan Operasi.
Sidang ini dihadiri perwakilan dari sembilan kompi di bawah naungan batalyon tersebut, serta dipantau langsung Panglima Kodap XVI Yahukimo Brigjen Elkius Kobak dan Mayor Kopitua Heluka.
Kegiatan ini juga menambah jumlah kompi dari sebelumnya delapan menjadi sembilan pasukan.
Dalam sidang istimewa ke II tersebut, Komandan TPNPB Batalyon Yallenang, Mayor Yabane Sonyap bersama Wakilnya, Sampo Magayang dan Komandan Operasinya, Korowai Sonyap bersama pasukan TPNPB dari Batalyon Yallenang dan sembilan kompi TPNPB mengeluarkan pernyataan sikap bahwa;
1. Setiap Banpol, BIN, BAIS atau mata - mata aparat militer kolonialisme Indonesia siap di bersihkan dari wilayah operasi Batalyon Yallenang
2. Wilayah operasi TPNPB dari Batalyon Yallenang dilarang dengan keras agar seluruh warga imigran Indonesia tidak melewati zona merah.
3. Wilayah operasi TPNPB Batalyon Yallenag dilarang dengan keras agar pasukan lain tidak melewati batas wilayah operasi agar tidak terjadi kejadian yang tidak di inginkan dan patuhi batas wilayah operasi sesuai aturan yang berlaku.
4. Menjaga aset di wilayah kerja Batalyon Yallenang dan tidak menganggu pelayanan publik jika tidak adanya intervensi dari aparat militer Indonesia di rana sipil seperti sekolah-sekolah, rumah sakit dan yang bertentangan dengan hukum humaniter internasional.
Rekomendasi:
1. Kepada Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo untuk segera menyiapkan nasib pasukan di tingkat batalyon dan 9 kompi lainnya
2. Dalam sidang tersebut kami mekarkan satu kompi, sebelumnya ada 8 kompi menjadi 9 kompi dan merekomendasikan Komandan Operasi Batalyon Yallenang Korowai Sonyap kepada Kodap XVI Yahukimo untuk mendampingi Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo dan Komando Lapangan Kodap XVI Yahukimo
4. Merekomendasikan kepada Tim untuk segera melakukan sidang pemberian tongkat komando kepada panglima Kodap XVI Yahukimo
Penulis: Jid
Editor: OF