logo-website
Senin, 27 Jul 2026,  WIT

Kasal Dan Panglima Armada Pasifik Rusia Resmi Buka Latma Orruda 2026

Latihan bersama TNI AL dan Armada Pasifik Rusia di Vladivostok perkuat kerja sama maritim dan profesionalisme prajurit.

Papuanewsonline.com - 26 Jul 2026, 17:27 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Kasal Dan Panglima Armada Pasifik Rusia Resmi Buka Latma Orruda 2026

Papuanewsonline.com, Vladivostok – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Panglima Armada Pasifik Rusia Admiral Viktor Nikolayevich Liina secara resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Orruda 2026 di Vladivostok, Rusia, Jumat (24/7). Latihan tersebut menjadi penyelenggaraan kedua yang mempertemukan angkatan laut Indonesia dan Rusia.

Prosesi pembukaan tetap berlangsung khidmat meski diguyur hujan. Latma Orruda 2026 akan dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni Harbour Phase atau fase pelabuhan dan Sea Phase atau fase laut, yang bertujuan menguji kesiapan tempur sekaligus meningkatkan profesionalisme personel kedua negara.


Dalam latihan tersebut, TNI Angkatan Laut mengerahkan 145 prajurit yang didukung satu unsur kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai, satu helikopter Panther, serta satu tim Komando Pasukan Katak (Kopaska) untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latihan.

Dalam sambutannya, Kasal menegaskan latihan bersama ini tidak hanya menjadi ajang meningkatkan kemampuan militer, tetapi juga memperkuat peran prajurit sebagai duta diplomasi. "Latihan bersama ini akan menguji ketangguhan dan profesionalitas prajurit TNI AL sebagai duta diplomasi, sekaligus memperkuat daya tangkal (deterrence effect) serta mempererat hubungan antar kedua negara."

Sebelum upacara pembukaan, Kasal dan Panglima Armada Pasifik Rusia lebih dahulu menggelar pertemuan bilateral. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan eratnya hubungan historis antara Indonesia dan Rusia serta komitmen memperkuat kemitraan di bidang pertahanan maritim.

Pertemuan strategis itu juga membahas sejumlah rencana kerja sama jangka panjang, di antaranya penyelenggaraan Passing Exercise (Passex), peningkatan skala latihan bersama, pertukaran prajurit ahli pada bidang peperangan kapal selam (underwater warfare), hingga berbagai bentuk kolaborasi strategis lainnya.

TNI AL menilai penguatan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya membangun postur pertahanan laut Indonesia agar semakin tangguh dan memiliki daya tangkal yang kuat melalui kemitraan dengan negara sahabat.

Latihan Orruda 2026 juga disebut sebagai implementasi Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, yang diwujudkan melalui penguatan kerja sama maritim yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Rusia.

Penulis: Jid
Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE