Kampung Banjar Ausoy Di Kabupaten Teluk Bintuni, Lolos Seleksi Lomba Desa Tingkat Nasional
Dalam acara tersebut bupati teluk bintuni mengucapkan terima kasih atas penilaian yang diberikan sehingga kampung Banjar Ausoy dapat ikut dalam kontestasi nasional ini.
Papuanewsonline.com - 10 Agu 2023, 11:34 WIT
Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya
Papuanewsonline.com, Jakarta - Bupati Kabupaten teluk Bintuni Ir.petrus Kasihiw. MT hadir pada acara lomba Desa tingkat Nasional Tahun 2023 yang dilaksanakan di gedung Direktorat jendral Bina Pemerintahan Desa kementrian dalam negeri kilometer 19 jakarta selatan rabu 09/08/2023.
Penyelenggaraan lomba desa tingkat nasional ini dilakukan secara berjenjang dengan tahapan seleksi yang ketat, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi dan hingga ke tingkat nasional, para peserta mengikuti tahapan seleksi administrasi dan paparan. dan selanjutnya dilakukan verifikasi lapangan yang kemudian dijadikan acuan dalam menentukan desa terbaik.
Dalam kesempatannya dihadapan para juri nasional lomba tingkat kampung, bupati teluk bintuni Petrus Kasihiw mengatakan " terima kasih atas penilaian yang diberikan sehingga kampung Banjar Ausoy kabupaten teluk bintuni provinsi Papua barat dapat ikut dalam kontestasi nasional ini, kampung Banjar Ausoy bisa sampai saat ini pasti berkat dari perjuangan orang-orang terdahulu kita, namun yang lebih penting bahwa saya ingin katakan kepada para hadirin semua bahwa, kepala kampung yang memberikan paparan tentang sketsa kampung Banjar Ausoy, beliau adalah Pak Sudirman sosok tokoh masyarakat, beliau tidak begitu pandai berbicara tapi pandai dan sangat paham dalam bekerja "
Saya juga mendukung penuh apa yang di upayakan hingga hari ini, karena kampung Banjar Ausoy adalah kampung percontohan sejak pandemi covid 19, dan juga menjadi lumbung pangan untuk kedepan teluk Bintuni menjadi fokus pemanfaatan lahan untuk ladang persawahan, sehingga pemerintah juga banyak mendukung pembangunan dan infrastruktur sarana dan prasarana untuk kampung Banjar Ausoy.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan, kampung Banjar Ausoy sudah terbentuk sejak awal menjadi kampung transmigrasi sehingga saat ini kami terus melengkapi sarana dan prasarana, seperti pembangunan sarana air bersih (sumur bor) karena kami belum mempunyai air PDAM, jalan-jalan lingkungan yang sudah di cor mulus, sehingga wajah kampung menjadi bagus dan menarik.
Dan memang kami di Papua itu khususnya di kabupaten teluk bintuni kerukunan ummat beragama itu menjadi contoh dan bisa disaksikan dengan tumbuhnya ragam agama yang ada di teluk bintuni dan itu juga merupakan motto kami yakni mewujudkan masyarakat yang damai, maju, produktif dan berdaya saing, juga dalam halam kepercayaan atau keyakinan agama, disana kami itu juga dikenal sebagai masyarakat dengan agama keluarga seperti dalam satu marga atau satu rumah terkadang ada tiga agama yakni Islam, Kristen protestan dan Kristen Katolik, dan itu merupakan sudah sejak jaman dulu dari nenek moyang kami terdahulu.
Untuk inovasi dalam pengembangan berbasis bisnis usaha yang di lahirkan dari pemikiran seorang bupati dua periode ini, dirinya juga memaparkan tentang bagaimana saat ini sedang mengembangkan usaha pabrik pengalengan hasil laut seperti ikan, udang dan kepiting.
"Berbicara tentang pengembangan bisnis usaha yang saat ini bentuk pengelolaannya sementara masih dan oleh pemerintah kabupaten yakni pabrik pengalengan ikan, kepiting dan udang, yang saat ini sedang bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Demak untuk di produksi dikemas dan siap di expor ke luar negeri, kami telah membuat kerja sama antara pemerintah daerah kabupaten teluk bintuni dan pemerintah daerah kabupaten Demak untuk pengembangan dan produktivitas usaha lokal tersebut "
Bupati juga menambahkan untuk hal yang tak lupa kami sampaikan dan ini menjadi hal yang sangat penting bahwa kami di kabupaten teluk bintuni terkait dengan pendidikan dan kesehatan semua gratis tanpa di pungut biaya, tukasnya
Hadir dalam kegiatan tersebut Sudirman kepala kampung Banjar Ausoy Distrik Manimeri Kabupaten teluk bintuni, kepala biro bidang pemerintahan mewakili Pj Gubernur papua barat, kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan kampung kabupaten teluk bintuni dan kepala distrik manimeri, semua mendapatkan respon dan apresiasi yang tinggi dari dewan juri atas paparan yang disampaikan oleh kepala kampung dan sambutan dari bupati teluk bintuni. (PNO-12)