Kaesang Bakal Hadiri RAKORWIL di Nabire, DPW PSI Papua Tengah Gelar Rapat Persiapan.
Sekaligus Pelantikan Pengurus DPW Papua Tengah dan DPD 8 Kabupaten .
Papuanewsonline.com - 24 Apr 2026, 17:02 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Nabire - Jelang kedatangan Ketua Umum DPP PSI di Nabire, DPW PSI Papua Tengah mengadakan rapat persiapan pada hari Rabu, 22/04/2026 di kediaman ketua DPW PSI Papua Tengah.
Rapat yang diawali ramah tamah dan perkenalan dengan Ketua DPW yang baru saja mendapatkan mandat dari Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep yaitu bro Isaias Douw yang menggantikan (alm) bro Nesco Wonda ini dihadiri oleh unsur pimpinan DPW PSI Papua Tengah, DPD dari 8 kabupaten serta anggota legislative dari PSI di Papua Tengah.

DPP PSI meyakini bahwa hadirnya Isaias Douw dengan berbagai pengalaman politiknya selama ini dapat membawa angin segar bagi kemajuan dan eksistensi PSI di Papua Tengah. Apalagi jika dilihat dari perolehan kursi legislatif,, Papua Tengah menempati urutan kedua terbanyak di Indonesia setelah Propinsi NTT.

Selain ramah tamah, Rapat
Pimpinan DPW dan DPD ini juga membahas kesiapan jelang pelaksanaan Rapat Koordinasi
Wilayah (RAKORWIL) perdana yang berisikan beberapa agenda penting, antara lain
Pelantikan Pengurus DPW Papua Tengah, DPD 8 kabupaten oleh Ketua Umum DPP PSI
Kaesang Pangarep, serta materi-materi pendukung bagi penguatan struktur Partai secara
internal dan persiapan verifikasi Partai Politik.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Papua Tengah, bro Isaias Douw didampingi Sekretaris bro Jemi Patabang yang juga anggota DPR Propinsi Papua Tengah dan Bendahara sist Ina Erari serta beberapa pengurus di tingkat DPW.

Selain itu hadir pula ketua-ketua DPD dari 8 kabupaten yaitu Nabire, Mimika, Paniai, Deyai, Dogiyai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya serta anggota legislative masing-masing.

RAKORWIL yang akan berlangsung pada tanggal 07 Mei 2026 di Nabire tersebut akan menghadirkan Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep beserta rombongan yang juga melakukan lawatan ke Propinsi lainya se-Papua Raya. Hal ini sebagai wujud komitmen dan keseriusan PSI untuk “berperang” di 2029 dengan melakukan penguatan struktur dari pusat hingga daerah bahkan kampung.