logo-website
Kamis, 27 Agu 2026,  WIT

Bukan Sekadar Mendampingi, Buku ‘Curhat Istri Diplomat’ Ungkap Peran Kunci Spouse Diplomacy

Buku karya Lona Hutapea Tanasale mengangkat kontribusi pasangan diplomat dalam memperkenalkan Indonesia sekaligus mendukung diplomasi publik di berbagai negara.

Papuanewsonline.com - 27 Agu 2026, 10:47 WIT

Papuanewsonline.com/ Seni & Budaya

Peluncuran dan diskusi buku Curhat Istri Diplomat karya Lona Hutapea Tanasale.

Papuanewsonline.com, Jakarta— Diplomasi Indonesia di luar negeri tidak hanya dijalankan para diplomat yang bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Peran pasangan diplomat melalui spouse diplomacy juga turut mendukung upaya memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.


Peran tersebut dibahas dalam peluncuran dan diskusi buku Curhat Istri Diplomat karya Lona Hutapea Tanasale. Kegiatan mengusung tema “Memaknai Indonesia di Balik Layar Diplomasi” dan digelar di Toko Buku Gramedia Central Park, Jakarta, Minggu (23/8/2026).


Buku tersebut tidak hanya menceritakan perjalanan kehidupan keluarga diplomat, tetapi juga mengungkap pengalaman pasangan diplomat dalam menjalani kehidupan lintas negara.

Melalui berbagai kisah di dalamnya, pembaca diajak melihat tantangan beradaptasi dengan lingkungan baru, berinteraksi dengan kebudayaan berbeda, hingga keterlibatan dalam kegiatan yang secara tidak langsung mendukung pelaksanaan diplomasi Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Wakil Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Luar Negeri, Nur Indah Sari Nasir, turut hadir. Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua DWP Kementerian Luar Negeri, Kristien Abdi.

Kristien menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi bagi pasangan diplomat dalam menjalani kehidupan di berbagai negara. Kemampuan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi dinamika kehidupan keluarga diplomat.

Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, yang menjadi salah satu narasumber, menegaskan pentingnya peran spouse diplomacy dalam mendukung tugas Perwakilan RI di luar negeri.

Perspektif dari pengalaman langsung juga disampaikan Syifa Fahmi, seorang penulis yang juga merupakan istri diplomat. Ia membagikan pengalaman dan gambaran mengenai kehidupan serta peran pasangan diplomat selama berada di luar negeri.

Diskusi tersebut dipandu oleh Lia Nathalia, jurnalis sekaligus Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya, bersama Melany Lintuuran yang merupakan Presiden Indonesian Women Alliance (IWA).


Kegiatan di Jakarta juga terhubung secara virtual dengan acara “A Night to Celebrate Indonesia” yang berlangsung di House of Explore Indonesia (HEXI), Los Angeles. Acara tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Women Alliance.

IWA merupakan asosiasi perempuan yang aktif dalam mempromosikan sosial budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Amerika Serikat.

Koneksi antara Jakarta dan Los Angeles dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kolaborasi lintas negara dalam memperkenalkan budaya dan identitas Indonesia melalui berbagai kegiatan masyarakat.

Melalui buku Curhat Istri Diplomat, pengalaman pasangan diplomat diharapkan dapat memberikan perspektif mengenai peran yang selama ini berada di balik layar, sekaligus menunjukkan bahwa diplomasi publik dapat dilakukan melalui berbagai bentuk keterlibatan masyarakat Indonesia di luar negeri.


Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE