Astaga!! Dinas Pendidikan Mimika Dipimpin Welem Naa, Tak Miliki Data Base Penempatan Guru
Informasi yang diperoleh Media Papuanewsonline.com, Plt Kadis Welem Naa selain belum punya terobosan juga diketahui miskin inovasi dalam meramu pendidikan di Kabupaten Mimika, selain itu pascah dilantik hingga kini Dinas pendidikan tidak memiliki data bas
Papuanewsonline.com - 15 Nov 2022, 12:14 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Timika- Masalah pendidikan di kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, masi carut marut. hadirnya Plt Kepala Dinas Pendidikan, Welem Naa sebagai harapan ada perubahan-pun pascah dilantik belum juga memberikan terobosan-terobosan untuk memperbaiki pendidikan di Kabupaten Mimika.
Informasi yang diperoleh Media
Papuanewsonline.com, Plt Kadis Welem Naa selain belum punya terobosan juga diketahui miskin inovasi dalam
meramu pendidikan di Kabupaten Mimika, selain itu pascah dilantik hingga kini
Dinas pendidikan tidak memiliki data base pemerataan tenaga pengajar Guru di
Kabupaten Mimika.
Terkait persoalan ini, Plt Kadis Pendidikan
Kabupaten Mimika, Welem
Naa belum dapat dikonfirmasi.
Media Papuanewsonline.com suda
berupaya melakukan konfiramsi baik melalui sambungan telepon seluler namun
tidak ada tanggapan, bahkan jurnalis Papuanewsonline.com mendatangi Kantor Dinas pendidikan, namun Welem Naa tak kunjung memberikan keterangan.
Belum adanya Data base pemerataan tenaga Guru di
Kabupaten Mimika dibenarkan sekretaris Dinas pendidikan Kabupaten Mimika, Fransiskus Bokeyau,Spd. saat ditemui diruang kerjanya, Senin
(14/11/2022).
“ Benar kami belum memiliki data Base berkaitan dengan pemeratan tenaga pendidikan
terutama orientasinya Guru di kabupaten Mimika,” ucap Sekdis Fransiskus.
Fransiskus mengatakan, dinas pendidikan akan berupaya
maksimal sehingga secepatnya memiliki data base
pemerataan Guru di Kabupaten Mimika.
“ Penempatan guru di Mimika awal kami tidak
bilang buruk atau baik, tapi kami mencoba mengola dari kondsi yang lalu, untuk
memberikan kenyamanan terutama bagi para
guru sehingga ada rasa nyaman dan aman bagi tenaga pendidik pada semua pelosok di
Mimika,” Ucapnya.
Fransiskus menyebutkan, Jabatanya saat ini merupakan
amanah sehingga akan terus membantu pimpinan Plt Bupati Mimika, dan Plt Kadis
dalam melakukan perubahan-perubahan pada pendidikan di kabupaten Mimika.
“ Kami mohon dukungan saran dan kritik sehingga pencapain
pendidikan di Kabupaten Mimika, bisa maju dari berbagai aspek,’’ Harapnya.
Sala satu kendala belum ada data Base, karena menurut Sekdis, banyak tenga pengajar
para guru yang dipindahkan berdasarkan
nota tugas bukan SK.
“ Saat ini kami ditugaskan untuk mendata tenaga
pengajar kita para guru secara valid, kemudian akan ditindaklanjuti berdasarkan
regulasi, kami mengirimkan surat permohanan kepada bupati untuk mengeluarkan
surat, sehingga ada dasar hukum kami mengembalikan guru yang dipindahkan
melalui nota dinas kembali ke tempat asal menurut SK-nya,” tegas Fransiskus.
Lebi lanjut Sekdis menjelaskan, Untuk saat ini
Dinas pendidikan belum punya Data Base, namun akan berupaya secepatnya untuk
ada data base sehingga membedah secara
kolektif, membantu para guru ditempatkan sesuai ilmu pendidikan yang dimiliki.(Febri)