Pj. Bupati Mappi Teken MoU Bersama Bank Papua Tentang CMS Kasda - FMIS dan Payroll Gaji
Dikatakan Pj Bupati dengan adanya MoU tersebut sehingga para kepala OPD dapat memanfaatkan pengelolaan aplikasi FMIS, CMS dalam rangka mengintegrasikan keduanya untuk pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Papuanewsonline.com - 19 Sep 2023, 00:11 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Pj. Bupati Mappi Teken MoU
Bersama Bank Papua Tentang CMS Kasda - FMIS dan Payroll Gaji
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Pemerintah Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan (PPS) menandatangai
perjanjian kerjasama antara Pemkab Mappi, Badan Pengawasan Keuangan Daerah
(BPKD) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Papua.
Penandatangan perjanjian
kerjasama antara Pemkab Mappi, BPKP dengan PT Bank Pembangunan Daerah Papua
Tentang CMS KASDA - FMIS dan Payroll Gaji di lingkup Pemkab Mappi. Dalam teken
MoU tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP.,M.Si
bersama Direktur Operasional Bank Papua, Isak S. Wopari yang berlangsung di
pendopo, Senin (18/9/2023).
"Hari ini kita melakukan
penandatangan kerjasama dengan Bank Papua dalam rangka mewujudkan Good
Goverment. Dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan
daerah,"ungkap Pj Bupati Mappi.
Dikatakan Pj Bupati dengan adanya
MoU tersebut sehingga para kepala OPD dapat memanfaatkan pengelolaan aplikasi
FMIS, CMS dalam rangka mengintegrasikan keduanya untuk pengelolaan keuangan
yang lebih baik.
"Secara khusus kami
pemerintah Kabupaten Mappi sejak tahun 2022 lalu, kita baru melakukan MoU atau
kerjasama dengan BPKP dengan menggunakan Simda BPKP sebelumnya di kelolah oleh
pihak konsultan. Menurut hemat saya ini terjadi pemborosan anggaran yang lebih
penting dari itu adalah dimana SDM pengelolah keuangan daerah kita tidak bisa
berkembang,"ucapnya.
Disebutukan Pj Bupati bahwa SDM
ini adalah aparatur pemerintah yang bekerja di BPKAD,Bappeda yang menyusun dari
tahapan perencanaan sampai pengelolaan anggaran dan pertanggungjawaban tetapi
selama ini dikelolah oleh konsultan sebenarnya ini adalah satu kemunduran yang
sangat jauh. Sekarang ini pemerintah daerah berlomba -lomba mengikuti perubahan
perkembangan penyelenggaraan pemerintahan yang berubah sangat cepat dengan
inovasi yang baru, dimana kepala daerah berlomba -lomba menyampaikan inovasi
dalam pemerintahan.
"Apabila kita tidak
melakukan ini, maka sampai kapan kita baru berkembangan dan maju. Termasuk
pembayaran gaji yang sampai saat ini masih terbagi didua Bank berbeda.
Kebijakan saya, kembalikan semuanya ke Bank Pemerintah (Bank Papua) PNS, PKD
semua wajib mempunyai rekening Bank Papua, sehingga terkoordinir pengelolaan
keuangan secara bertanggungjawab yang punya SK Bupati tentang penunjukan Bank
kas daerah itu Bank Papua,"tegasnya.
Dikatakan Pj. Bupati jadi
bagaiamana mau minta pertanggungjawabkan, masa mau minta daftar gaji saja harus
kedua Bank berbeda, bagaimana dalam pelaporan keuangan inilah yang perlu
menjadi komitmen bersama bapak/ibu.

"Kalau kita tidak melakukan
hal ini maka sampai kapanpun kita masih terus melakukan pola lama untuk
keuntungan pribadi, keuntungan kelompok dan organisasi. Beberapa hal yang
menjadi perhatian kami sampai dengan saat ini dalam penyusunan perubahan APBD,
kami melihat masih banyak sekali hal-hal yang membutuhkan perbaikan,kita mesti
mengakui masih memiliki keterbatasan SDM aparatur itu sangat terbatas salah
satu contoh penganggaran yang tidak sesuai dengan belanja, penginputan belanja
yang tidak sesuai dengan sub program kegiatan,"sebutnya.
Pj Bupati menuturkan, BPKP hadir
untuk mengimplementasikan Simda versi 5 dalam pengelolaan keuangan penataan
keusahaan ini juga sangat terbatas karena dalam waktu dekat kita sudah
melakukan pendampingan SIPD yang nanti akan dilakukan implementasi pada tahun
2024 dimana semua akan terpusat pada SIPD.
"Saya berharap bapak ibu
kepala OPD dapat memahami ini dengan baik dan ini menjadi tanggungjawab kita
bersama untuk melakukan pengelolaan keuangan secara baik dan benar. Tetapi juga
dalam pelaporan yang mana ada beberapa OPD tertentu selalu mengalami
keterlambatan tolong hal ini diperhatikan dengan baik,"tuturnya.
Sementara itu Direktur
Operasional Bank Papua, Isak S. Wapori mengatakan, pihaknya menyampaikan ucapan
terimakasih kepada Pj. Bupati Mappi, Pemda Mappi dan seluruh masyarakat Mappi
yang telah mempercayakan Bank Papua untuk hadir bekerja serta memberikan dampak
positif bagi masyarakat di Kabupaten Mappi.
"Meski sekarang ini ada
pemekaran DOB di enam provinsi di tanah papua tetapi yang masih menyatuhkan
kita semua adalah Bank Papua. atas nama Direksi kami menyampaikan terimakasih
kepada bapak bupati yang telah memberikan kami kesempatan bekerja melayani dan
terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten
Mappi,"sebutnya.
"Keinginan dan harapan kami
sebagai pengelolah dari Bank yang dimiliki oleh pemerintah daerah maupun
masyarakat Papua supaya didalam menjalankan pemerintahan baik provinsi maupun
kabupaten/kota kita tetap terus melakukan kolaborasi dan
kerjasama,"tambahnya.
Hadir dalam kegiatab tersebut Pj
Bupati, Michael R. Gomar S.STP.,M.Si, Direktur Operasional Bank Papua, Isak S.
Wopari. Sekda Mappi, Ferdinandus Kainakaimu, kepala Bank Papua Cabang Mappi
serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Mappi. (Redaksi)