logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT

Panglima TNI Berbelasungkawa Atas Gugurnya Prajurit di Nduga

Papuanewsonline.com - 20 Apr 2023, 03:52 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Papuanewsonline.com, Jakarta- Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI), usai penyerangan KKB Pimpinan Egianus Kogoya terhadap Satgas Yonif R 321/GT di Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, pada  Sabtu (15/4/2023), kemarin.

Dari peristiwa kontak tembak tersebut, empat orang prajurit TNI tertembak dan dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Kapuspen TNI) Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beserta segenap keluarga besar TNI turut berbelasungkawa atas guggurnya prajurit TNI di Papua.

" Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beserta segenap keluarga besar TNI turut berbelasungkawa atas guggurnya prajurit TNI di Papua. Kiranya Tuhan memberikan bahagia di surga," ucap Kapuspen TNI Julius Widjojono saat dikonfirmasi, Rabu (19/4/2023) malam.

Kapuspen TNI menyampaikan Terimakasih kepada semua pihak  atas  dukungan dan doa, sehingga evakuasi prajurit TNI yang gugur di Nduga berhasil dilakukan tim gabungan TNI/Polri.

" Upaya kerja keras Panglima TNI beserta segenap Satgas dihadapkan pada medan dan cuaca yang tidak bersahabat, namun dengan semangat, kita  telah berhasil memastikan dan mengevakuasi prajurit yang gugur," Ucapnya.

Kapuspen TNI mengatakan bahwa kondisi nyata ini menunjukkan bahwa Panglima TNI akan tetap pada komitmennya menegakkan kedaulatan NKRI secara nyata, faktual dan terukur.

" Sekali lagi terima kasih, Mohon terus dukungannya agar kisah yang  sudah mengkristal selama lebih 50 tahun di Bumi Papua segera tuntas, agar rakyat merasah aman, nyaman dan damai serta sejahtera," Pungkasnya.

Sementara itu Diketahui, walaupun Sempat terhalang cucah yang sulit dan medan yang ekstrim, namun dengan sikap yang kastria, tim gabungan TNI/Polri berhasil mengevakuasi  Empat prajurit TNI yang gugur ditembak KKB di Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Kapendam XVII Cenderwasih, Kolonel Kav Herman Taryaman melalui keterangan tertulisnya membenarkan bahwa jasad keempat prajurit TNI ini dievakuasi dari Nduga ke Kabupaten Mimika.

Herman menjelaskan 3 prajurit TNI  gugur ditembak oleh gerombolan KST,  saat berpencar  melakukan pencarian dan  mengevakuasi jasad Alm Pratu Miftahul Arifin Prajurit Satgas Yonif R 321/GT di Mugi-Mam Nduga, pada  Sabtu (15/4/2023).

" Puji syukur berkat dukungan, suport dan doa dari semua pihak, sehingga  Tim Gabungan TNI Polri berhasil menemukan 4 Prajurit TNI termasuk didalamnya Pratu Miftahul Arifin yang dalam proses pencarian dengan kondisi meninggal dunia," ungkap Kapendam.

Kapendam Herman menjelaskan, bahwa  keempat Prajurit TNI yang gugur   yaitu (Alm) Pratu A, Pratu I, Pratu K dan Prada S.

" Saat ini keempat prajurit yang gugur telah dievakuasi ke RSUD Timika Kab Mimika," Terangnya.

Kapendam memohon Doa semua pihak agar keempat prajurit yang gugur mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.

" Kami Mohon Doa-nya semoga keempat Prajurit  terbaik yang gugur di medan tugas ini, mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Besar. Amin," Harapnya.(Redaksi)


Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE