Masyarakat Beli Voucher Wifi Untuk Akses Internet di Distrik, Uskup Agung Merauke Kecam Pihak Telkom
Uskup merasa geram karena apabila masyarakat ingin mengakses internet mereka harus membeli voucher yang dijual oleh pengusaha yang ada di wilayah tersebut dengan harga yang cukup mahal.
Papuanewsonline.com - 14 Agu 2023, 22:27 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, MAPPI
– Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi,Msc mengecam pihak telkomsel selaku operator penyedia layanan internet, yang belum memberikan pelayanan internet yang maksimal kepada masyarakat di sejumlah Distrik di Kabupaten Mappi.
Uskup merasa geram karena apabila
masyarakat ingin mengakses internet mereka harus membeli voucher yang dijual
oleh pengusaha yang ada di wilayah tersebut dengan harga yang cukup mahal.
Uskup Agung Merauke dalam
kunjungan Kanonik ke beberapa Distrik di Kabupaten Mappi mulai tanggal 4 - 11
Agustus 2023, Uskup Agung cukup merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan akses
internet.
Bahkan untuk mengakses internet
masyarakat harus membeli voucher yang dijual oleh para pengusaha. Hal ini
tentunya sangat menyulitkan masyarakat, apalagi dengan harga voucher yang cukup
mencekik masyarakat.
Diketahui apabila masyarakat
ingin mengakses internet mereka harus membeli voucher dari pengusaha dengan
harga yang bervariasi mulai dengan harga Rp. 15.000 - Rp. 20.000 Perjam. Bahkan
voucer yang dibeli hanya sekali pakai.
Uskup Agung meminta Pj Bupati
Mappi untuk menindak pejabat Telkomsel yang bermain -main dengan jaringan agar
bisa diselesaikan.
Uskup Agung menilai dibalik
susahnya akaes internet jangan sampai ada permainan antara pihak telkomsel
dengan pengusaha setempat, sehingga membuat masyarakat begitu sengsara
mendapatkan akses internet.
"Ini merupakan bentuk bentuk
penindasan yang nyata dan jelas tetapi tidak diungkapkan, penindasan-
penindasan harus diselesaikan,"tegas Uskup Agung Merauke disela -sela
kunjungannya di Distrik Edera.
Di Kesempatan yang sama, Pj.
Bupati Michael R. Gomar, S.STP.,M.Si mengaku geram, menurutnya hal tersebut
tentu sangat merugikan masyarakat.
Pj bupati menegaskan, pihaknya
akan segera menyurat dan melaporkan hal tersebut kepada Presiden, Menko Marives, Menteri BUMN, Mendagri, dan
Menkominfo.
"Ini penindasan kepada
masyarakat bertahun - tahun lamanya,masyarakat tidak bisa menikmati akses
internet, untuk telefon saja sangat susah terhubung, apalagi
internet,"tegas Pj. Bupati.
Pj Bupati menerangkan, bahkan
Diskominfo sudah berkoordinasi sejak tahun lalu tetapi pihak Telkomsel tidak
merespon.
"Setelah kembali dari Bade
saya langsung hubungi Pihak Telkomsel Timika untuk meminta perhatian mereka
untuk segera lakukan perbaikan jaringan akses komunikasi di 5 Distrik Kabupaten
Mappi, dan kami juga Pemerintah daerah akan segera melaporkan hal tersebut
kepada Kementerian,"ungkapnya.
Untuk diketahui saat ini
masyarakat yang berdomisili di 5 Distrik di Kabupaten Mappi yakni, Distrik
Assue, Distrik Haju, Distrik Citak Mitak, Distrik Nambaioman Bapai dan Distrik
Edera masih kesulitan mendapatkan layanan internet.
Kesulitan yang dialami oleh
masyarakat dimanfaatkan oleh pengusaha untuk mengumpulkan pundi -pundi rupiah,
sehingga para pengusaha memanfatkan kondisi tersebut dengan menjual voucher
kepada masyarakat. (Redaksi)