Dinas Pendidikan Asmat Canangkan Gerakan Transisi Paud Ke SD yang Menyenangkan
Bupati Asmat berharap peserta pelatihan yang mengikuti program pelatihan ini dapat memiliki kecakapan dalam menerapkan intervensi yang tepat dalam mendukung kesiapan anak didik.
Papuanewsonline.com - 21 Sep 2023, 19:43 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Asmat - Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat melalui Bidang Paud dan PNF bekerjasama dengan Yayasan Berkat Lestari dan Unicef menggelar Sosialisasi dan penguatan gerakan transisi Paud ke SD yang menyenangkan di aula Wiyata Mandala Agats, Kamis (21/09/2023).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Asmat Elisa Kambu didamping Bunda Paud, Ny. Orpa Susana Kambuaya Kambu dan dihadiri Forkopimda, guru paud serta perwakilan orang tua siswa.
Kesempatan itu, seluruh unsur yang terlibat mengucapkan deklarasi mendukung gerakan transisi Paud ke SD yang menyenangkan.
Dalam sambutanya, Bupati mengapresiasi kegiatan pelatihan yang melibatkan guru paud yang bertujuan melakukan transisi pendidikan yang menyenangkan tersebut.
"Kehadiran bapak ibu guru untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk rasa kepedulian, sebagai bentuk rasa tanggungjawab dan komitmen untuk memajukan daerah ini melalui sumber daya manusia," terang Bupati.
Lebih lanjut, kata Bupati, kami semua baik saya, Kapolres, Bunda Paud, Pabung dan sejumlah pimpinan OPD serta pimpinan Yayasan pendidikan hadir disini karena komitmen kita sama yakni mau anak anak kita akan lebih hebat dan lebih maju.
Bupati berharap peserta pelatihan yang akan melalui program pelatihan ini dapat memiliki kecakapan dalam menerapkan intervensi yang tepat dalam mendukung kesiapan anak didik untuk masuk ke jenjang pendidikan dasar.
"Saya minta dengan kasih Tuhan, agar bisa fokus bersama sama dengan para instruktur untuk memperkenalkan metode dan cara cara ini kepada anak anak kita," pungkas Bupati.
Selain itu, Kepala Bidang Paud dan PNF Dinas Pendidikan Asmat, Bonaventura Silu dalam pemaparannya menjelaskan tentang program pelatihan untuk tenaga pendidik anak usia dini.
Menurutnya, program ini dirancang untuk membekali guru-guru di taman bermain dan taman kanak-kanak, agar memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai dalam menerapkan kurikulum pendidikan anak usia dini yang sesuai dengan aspek-aspek perkembangan anak.
Diketahui, usai kegiatan sosialisasi tersebut, peserta pelatihan kemudian dibagi dalam tiga kelompok yang sedianya akan mengikuti pembekalan selama 5 hari di ruang kelas Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Asmat. (PNO-12)