logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT

Bintang Kejora Kembali Dibentangkan, Ali Kabiay: Mahasiswa Jangan Terhasut Dengan Separatis

Kepolisian diminta bertindak tegas sehingga kejadian serupa tidak terulang embali

Papuanewsonline.com - 11 Nov 2022, 17:00 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Ketua Pemuda Adat Wilaya Saireri II, Ali Kabiay

Papuanewsonline.com, Jayapura - Ketua Pemuda Adat wilayah Saireri II, Ali Kabiay meminta Mahasiswa agar jangan terhasut dengan isu provokatif dari kelompok separatis, permintaan ini disampaikan buntut aksi pembentangan bendera bintang kejora oleh sekelompok mahasiswa di salah satu Universitas di Papua.

Dirinya merasa prihatin dengan kejadian yang dilakukan ditengah aktivitas belajar di Kampus tersebut.

“ Siang kemarin (10/11) ada aksi yang sangat mencederai hati kami sebagai generasi muda papua yaitu adanya pengibaran bendera bintang kejora di dalam kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ). Kami berharap hal-hal ini,  tidak akan terjadi lagi sebab anak-anak Papua yang ada kuliah di kampus-kampus, mereka adalah harapan orang tua mereka, harapan keluarga mereka,” ungkap Ketua pemuda adat wilaya Saireri II, Ali Kabiay di Jayapura, Jumat (11/11/2022).

Ali menegaskan,  tujuan mahasiswa  di kampus seharusnya adalah belajar, sekolah, maupun menyelesaikan study sehingga bisa mendapatkan pekerjaan dan kembali melihat keluarga mereka.

“ Adik-adik mahasiswa ini, mereka berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda. Ada yang orang tuanya cuma petani, ada yang nelayan, jadi  Kami berharap, tidak ada lagi pengaruh-pengaruh Politik Separatis Papua Merdeka di dalam kampus- kampus di Papua,” Tegasnya.

Dirinya juga meminta aparat keamanan, dalam hal ini Kepolisian agar dapat bertindak tegas sehingga kejadian serupa tidak terulang embali.

“ Kami meminta dengan tegas kepada Kepolisian, untuk memproses atau menindak tegas provokator atau orang dibalik aksi itu, termasuk yang mengangkat dan mengibarkan bendera bintang kejora, sehingga kejadian ini tidak terjadi lagi,” pintah Ali.

Lanjut kata Dia, Sebagai  Tokoh Pemuda Papua dirinya berharap agar kedepan anak-anak muda lainnya tidak gampang terprovokasi oleh hasutan-hasutan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

“ Adik mahasiswa tolong ingat jerih paya orang tua kalian, mereka  kelompok separatis tidak  membayar SPP kalian, uang sekolah, uang kos kalian, karena semuanya dibiayai  dari  jerih paya  orang tua kalian,” tandas Ketua Pemuda Adat wilayah Saireri II Ali Kabiay.

Ali menyebutkan, Setidaknya sebanyak 15 orang yang diduga merupakan Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), berhasil iamankan aparat kepolisian lantaran aksi tersebut. Karena   salah satu dari mereka merupakan pelaku pengebaran Bintang Kejora di Gor Cenderawasih dan sudah pernah diadili di Pengadilan Negeri Jayapura.(Febri)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE