60 Siswa Ikut Pelatihan Pandai Berhitung Metode Gasing, Prof. Yohanes Surya Puji Pemkab Mappi
Papuanewsonline.com - 24 Mar 2023, 18:59 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, MAPPI - Pemerintah Kabupaten Mappi bekerjasama dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya . Kerjasama tersebut dalam rangka pelatihan Pandai berhitung dengan motede Gasing. Secara resmi kegiatan tersebut dibuka oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP.,M.Si dan hadiri oleh Profesor Yohanes Surya, PH.D yang berlangsung sejak tanggal 20 Maret - 04 April 2023 di SD Inpres Kepi Kabupaten Mappi.
Program Kerjasama Pemkab Mappi
bersama Yayasan Teknologi Indonesia Jaya diikuti oleh siswa kelas IV SD sebanyak
60 orang dan 30 orang guru sebagai tenaga pengajar yang juga akan di trainer
atau dilatih untuk mengajar dengan metode gasing.
Penjabat Bupati Mappi, Michael
Gomar dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Prof. Yohanes Surya dan
Yayasan Teknologi Indonesia Jaya yang sudah bekerjasama sama dengan Pemkab
Mappi dalam program Pelatihan Pandai berhitung dengan metode Gasing.
PJ Bupati menuturkan, saat ini sebanyak 60
orang Anak -anak kita, siswa/siswi kelas IV (Empat) SD sedang mengikuti pelatihan
Pandai berhitung Dengan Metode Gasing. Selain itu juga ada 30 orang guru - guru
terbaik dari Kabupaten Mappi juga trainer menjadi pelatih untuk melakukan
pengajaran kepada siswa/siswi SD di kabupaten Mappi.
Kata Pj Bupati Mappi, Pelatihan
pandai berhitung dengan metode gasing merupakan kerjasama pemerintah kabupaten
Mappi dengan yayasan Teknologi Indonesia Jaya dibawah pimpinan Bapak Profesor
Yohanes Surya, P.HD.
Pj Bupati menerangkan, semua ini
bisa terlaksana dan berjalan dengan baik berkat campur tangan Tuhan. Dikatakan
Pj Bupati sebagaimana intruksi bapak Presiden yang disampaikan melalui,
Mendagri Bapak Tito Karnavian bahwa pemerintah Kabupaten Kota diwajibkan untuk Melaksanakan pelatihan
pandai berhitung dengan metode gasing.
Dan untuk kita di Kabupaten Mappi
saat ini sudah dilaksanakan dan juga kita rencanakan di bulan September
mendatang kita masih melaksanakan kegiatan yang sama di mana 30 guru yang sudah
mengikuti pelatihan akan disebarkan ke Distrik - Distrik dan 60 murid yang
sudah mengikuti saat ini juga akan ikut tour ke distrik - distrik untuk
memberikan contoh kepada siswa -siswi di Distrik.
“Kami juga dengan Prof. sudah
merencanakan di bulan Januari 2024 untuk
melakukan literasi bagi anak -anak kita yang belum bisa membaca.
Kita tidak boleh selalu
tertinggal di belakang. Kita harus membuat terobosan, inovasi untuk metode
pembelajaran yang lebih kreatif. Kita juga jangan terlalu banyak menghabiskan
anggaran pembangunan sarana dan prasarana. Tetapi kita bangun SDM untuk mutu dan
kualitas anak -anak kita kedepannya. Pak Sekda dan pak Kadis pendidikan tahun
ini kota benahi semua,”ungkapnya.
Pj Bupati menyebutkan, hal ini
tidak hanya menjadi tanggungjawab dinas pendidikan tetapi bapak/ibu pimpinan
OPD lainnya juga mempunyai tugas yang sama. Kegiatan -Kegiatan yang
dilaksanakan yang melibatkan siswa/Siswi atau sektor pendidikan agar dilakukan
dengan baik. Jadi kolaborasi semua steakholder dan juga bapak/ibu pimpinan
OPD!itu wajib dilakukan. Kita juga harus melihat pendidikan itu secara baik.
.jpeg)
“Saya pikir amanat bapak Mendagri
bahwa SDM lebih utama daripada SDA. Apabila SDM tersedia dengan baik maka SDM
itulah yang nantinya akan mengelola SDA itu dengan baik,”tegasnya.
Pj Bupati menuturkan, Ketika SDM
tersedia dengan baik maka pembangunan juga akan berjalan dengan baik. Dari
sektor kesehatan juga harus terus
berkolaborasi bersinergi dengan sektor pendidikan.
“Kami berharap dengan pelaksanaan
kegiatan pandai berhitung dengan motede gasing ini, dapat memberikan dampak
positif bagi siswa -siswi kita. Para
tokoh, pimpinan OPD, para orang tua dan para guru untuk saling mendukung dalam
melaksanakan kegiatan program pembangunan khususnya pembangunan SDM
anak-anak Mappi,”tegasnya.
Sementara itu Prof. Yohanes Surya
mengatakan sejak tiga hari pelatihan berlangsung membuahkan hasil yang cukup
baik dalam Pelatihan Pandai Berhidung dengan Metode Gasing yang Gampang, Asik
dan Menyenangkan. Dimana Siswa SD yang mengikuti pelatihan berhitung dengan
menggunakan metode Gasing sebanyak 60 siswa, dan langsung dilakukan pelatihan
oleh tenaga pengajar dari Teknologi Indonesia Jaya yang berkolaborasi dengan
para guru SD di kabupaten mappi yang telah dilatih.
Prof Surya menyebutkan, ini
kebijakan pemerintah daerah yang sangat luar biasa, terutama kepada Penjabat
Bupati Mappi yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak mappi ditingkat
sekolah dasar untuk mau belajar menghitung. Keinginan penjabat bupati mappi
tentu sama dengan keinginan kita bahwa, generasi anak-anak mappi papua dan
Indonesia harus bisa pandai berhitung.
"Jadi nama Mappi itu saya
sebutkan dengan nama Mappi (Mantap dan Pintar), jadi target kita anak-anak mappi itu nanti hebat, mantap dan
pintar. Upaya kerja sama yang dilakukan oleh penjabat bupati mappi dengan kami
ini sangat luar biasa. Dan saya lihat pelaksanaannya lancar sekali, guru dan
murid sangat semangat sehingga secara pribadi saya merasa sangat bahagia
sekali," tuturnya.
Prof. Yohanes berharap, masalah
kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi
berhitung di dalam kehidupan sehari-hari tidak akan ada masalah lagi, karena
target kita sebelum tahun depan seluruh anak-anak Mappi bisa pandai berhitung.
(Redaksi)